Enam Hal yang Harus Diperhatikan Saat Berjemur di Pagi Hari

Semenjak pandemi corona mulai menyebar di Indonesia, masyarakat kini disibukkan dengan rutinitas baru setiap pagi yakni berjemur dibawah sinar matahari. Seperti diketahui, berjemur memiliki banyak manfaat kesehatan mulai dari memperkaya kandungan Vitamin D hingga meningkatkan sistem imun tubuh. Khusus untuk sistem imun, saat ini menjadi hal yang vital karena kekebalan tubuh merupakan tameng untuk menghadapi virus corona. Namun, jika tidak mengetahui tata cara berjemur yang baik, maka ikhtiar Anda akan sia-sia dan tidak mendapat sederet manfaat baiknya. Untuk itulah, kami telah merangkum enam hal yang harus diperhatikan saat berjemur dibawah sinar matahari pagi.

Tips Berjemur di Pagi Hari

1. Durasi

Sinar matahari pagi memang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, jika durasi waktu berjemur dilakukan berlebihan maka akan menjadi boomerang bagi kesehatan tubuh. Beberapa catatan kesehatan menunjukan bahwa terlalu lama terkena sinar matahari akan memberikan masalah untuk kulit seperti kulit memerah dan iritasi.

Baca juga: Akun Selebgram Cantik

Durasi ideal sendiri diatur berdasarkan jenis kulit. Menurut ahli kesehatan, kulit putih sekitar 5 menit, kuning langsat itu sekitar 10 menit, sawo matang antara 15 sampai 20 menit, kulit cokelat selama 30 menit, kulit hitam 30 sampai 1 jam. Mayoritas orang Indonesia berkulit sawo matang sehingga durasi ideal berjemur berkisar antara 15-20 menit.

2. Waktu yang tepat

Hal - hal yang harus diperhatikan saat berjemur di pagi hari
Hal – hal yang harus diperhatikan saat berjemur di pagi hari

Ahli kesehatan menyarankan masyarakat untuk berjemur diatas pukul 09.00. Hal itu dikarenakan matahari mengeluarkan sinar UVB pada pukul 09:00-15:00 sehingga disarankan masyrakat tidak berjemur diluar jam tersebut. Sinar UVB sendiri punya manfaat besar bagi kesehatan karena mengandung vitamin D yang dibutuhkan oleh tulang.

3. Lakukan aktivitas lain

Agar kegiatan berjemur memberi manfaat maksimal, kamu bisa melakukan aktivitas lain selagi berjemur dibawah paparan sinar matahari. Olahraga kecil, pemanasan, atau membaca buku. Jadi, sembari berjemur kamu bisa mendapatkan manfaat tambahan jadi lebih pintar dan juga jadi lebih sehat.

4. Tetap jaga jarak

Sebagaimana anjuran pemerintah, Anda juga harus tetap melakukan social distancing dengan menjaga jarak dengan orang lain. Selama masa pandemi corona seperti sekarang ini banyak masyarakat yang berjemur namun mengindahkan aturan social distancing. Padahal, kita tidak pernah tahu apakah seseorang benar-benar aman dari virus corona karena beberapa kasus menunjukan penderita tidak menunjukan gejala sama sekali. Anda juga diwajibkan mengenakan masker selama berada di luar rumah.

5. Gunakan tabir surya

Tabir surya atau sunblock dibutuhkan kulit agar tidak memberikan efek gosong setelah berjemur. Oleskan tabir surya 20-30 menit sebelum berjemur agar dapat meresap ke seluruh bagian kulit. Kacamata juga dapat Anda gunakan untuk melindungi mata dari bahaya sinar ultraviolet, terutama saat sinar matahari terasa terlalu terik.

Baca juga: Selebgram Cantik Berhijab

6. Air putih dan istirahat

Saat tubuh terkena sinar matahari dengan durasi waktu yang cukup lama akan menimbulkan dehidrasi. Pastikan penuhi kebutuhan air putih saat Anda merasa haus. Saat tubuh mulai kepanasan dan terasa tidak nyaman, sudahi kegiatan berjemur Anda untuk kemudian mendapatkan istirahat yang cukup.

Jadi, sudah siap berjemur hari ini?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *