10 Rekor Liga Champions yang Sulit Dipecahkan Messi dan Ronaldo

Siapa yang tak mengenal Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo? Ya, mereka berdua adalah pemain terbaik di era sepak bola modern saat ini. Berbagai raihan prestasi secara individu maupun tim telah mereka dapatkan. Saking banyak prestasinya tersebut membuatnya sering dianggap sebagai pemain terbaik sepanjang sejarah dunia sepak bola.

Meski begitu, masih banyak pula rekor-rekor lainnya yang juga tak dapat mereka pecahkan, paling tidak sampai akhir 2020 kemarin. Kali ini, kita akan membahas sepuluh rekor individu yang sulit dipecahkan Messi dan Ronaldo di ajang Liga Champions.

rekor liga champions yang sulit dipecahkan messi dan ronaldo
Messi dan Ronaldo (Kompas.com/ [AFP/JOSEP LAGO])

10 Rekor Liga Champions Sulit Dipecahkan

1. Gol Terbanyak di Final

Messi dan Ronaldo memang dikenal sebagai mesin pencetak gol. Namun, mereka tidak selalu bisa membawa timnya mencapai babak final Liga Champions. Sejauh ini, Messi baru mencetak dua gol di final 2008-2009 dan 2010-2011, sedangkan Ronaldo mencetak empat gol di final 2007-2008, 2013-2014, dan 2016-2017 (dua gol).

Catatan tersebut masih kalah jauh dengan duo legenda Real Madrid yang masih memegang rekor ini, yaitu Alfredo Di Stefano dan Ferenc Puskas, di mana keduanya sama-sama mengoleksi tujuh gol di partai final Liga Champions.

2. Penampilan Terbanyak

Dengan dibekali tubuh atletis dan fisik yang prima, tak heran bila Ronaldo hampir selalu bermain di tiap laganya di Liga Champions. Sejauh ini, megabintang asal Portugal ini telah mencatatkan 165 kali penampilan di ajang paling bergengsi di tanah Eropa tersebut.

Namun, hal itu rupanya masih kalah dari mantan rekan setimnya di Real Madrid yang memegang rekor tersebut, yakni Iker Casillas, yang menorehkan sebanyak 181 kali penampilan. Bandingkan lagi dengan catatan Messi yang baru menghasilkan 138 kali penampilan. Jauh sekali, bukan?

Baca juga: 10 Rekor Sepakbola yang Sulit Dipecahkan di Liga Champions

3. Pencetak Gol Termuda

Pencetak gol termuda di Liga Champions adalah Ansu Fati. Ya, rekan setim Messi di Barcelona yang berposisi sebagai pemain sayap ini telah mencatatkan rekornya di usia 17 tahun 40 hari. Momen tersebut terjadi saat timnya melawan Inter Milan pada 10 Desember 2019 lalu.

Sayang, gol milik pemain asal Spanyol ini tidak bisa membawa timnya meraih kemenangan lantaran Barcelona harus kalah 1-2 dari klub raksasa asal Italia tersebut

4. Pencetak Gol Tertua

Pencetak gol tertua di Liga Champions masih dipegang oleh pemain legendaris milik AC Milan, yakni Paolo Maldini. Pemain asal Italia tersebut telah mencatatkan rekornya di final musim 2004-2005 saat melawan Liverpool. Kala itu, Maldini mencetak gol di usia 36 tahun 333 hari.

Saat ini, Ronaldo punya usia yang lebih tua dari Messi, yakni 35 tahun. Pada 5 Februari 2021 nanti, Ronaldo akan berada di usia 36 tahun. Dengan momen itu, apakah Ronaldo bisa melewati rekor yang masih dipegang Maldini tersebut? Hal ini tentu patut kita nantikan.

5. Pencetak Gol Tercepat

Hingga saat ini, rekor pencetak gol tercepat masih dimiliki oleh Roy Makaay. Ya, ia mencatatkan rekornya saat pertandingan baru berjalan 10,12 detik. Kala itu, striker asal Belanda ini masih berseragam Bayern Munchen dan tengah melawan Real Madrid pada musim 2006-2007 lalu.

Sementara itu, gol tercepat Messi di Liga Champions baru hadir di menit ketiga, sedangkan Ronaldo baru mencetak gol tercepatnya di menit keempat saat ia masih berseragam Real Madrid.

6. Pencetak Hattrick Tercepat

Baik Messi maupun Ronaldo, keduanya memang kerap mencetak hattrick. Namun, rekor hattrick tercepat kali ini menjadi milik Bafetimbi Gomis. Gol hattricknya tersebut ia catatkan di menit ke-45 (babak pertama), 48, dan 52.

Dengan begitu, ia hanya membutuhkan delapan menit saja untuk bisa mencetak ketiga golnya tersebut. Raihan ini ia ciptakan saat masih berseragam Olympique Lyon yang melawan Dinamo Zagreb di Kroasia pada 7 Desember 2011 lalu.

7. Pemain Termuda

Youssoufa Moukoko adalah pemain termuda yang pernah tampil di Liga Champions. Kala itu, striker muda milik Borussia Dortmund tersebut mencatatkan sejarahnya di usia 16 tahun 18 hari.

Meski baru tampil dari bangku cadangan di menit ke-58, pemain berkebangsaan Jerman ini mampu menorehkan sejarahnya tersendiri. Bagusnya lagi, laga tersebut juga dimenangi timnya usai mengalahkan klub asal Russia, FC Zenit, dengan skor 2-1 pada 8 Desember 2020 kemarin

8. Pemain Tertua

Jika kalian mengira bahwa kiper legendaris Juventus, Gianluigi Buffon, adalah pemain tertua yang pernah berlaga di turnamen ini, maka kalian salah. Ia masih kalah tua dari kiper Lazio, Marco Ballotta.

Ya, penampilan terakhir kiper kelahiran Italia tersebut di Liga Champions adalah saat ia berusia 43 tahun 253 hari. Rekor tersebut diciptakan Ballotta kala timnya melawan Real Madrid pada 11 Desember 2007 lalu.

Baca juga: 10 Penyerang dengan Gaji Tertinggi di Liga Primer Inggris

9. Mencetak Gol dengan Tim Berbeda

Striker legenda asal Swedia, Zlatan Ibrahimovic, memegang titel sebagai pemain yang sukses mencetak gol di banyak tim berbeda di Liga Champions. Dalam perjalanannya, ia telah mencicipi menjadi pemain Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan, Paris Saint-Germain, dan Manchester United.

Sedangkan, Ronaldo baru merasakan tampil di tiga tim berbeda, yakni Manchester United, Real Madrid, dan Juventus. Hal ini jelas tidak akan mungkin disamakan atau bahkan dilewati oleh Messi lantaran megabintang asal Argentina ini hanya bermain untuk Barcelona di sepanjang karier profesionalnya.

10. Juara dengan Tim Berbeda

Ibrahimovic memang telah merasakan menjadi pemain di berbagai tim, tetapi ia tidak pernah sekalipun mencicipi gelar juara Liga Champions. Nasibnya jelas berbeda jika dibandingkan dengan mantan rekan setimnya di AC Milan, Clarence Seedorf.

Ya, gelandang serang asal Belanda ini sukses meraih lima trofi Liga Champions di tiga tim berbeda, yakni Ajax Amsterdam (1994-1995), Real Madrid (1997-1998 dan 1999-2000), serta di AC Milan (2002-2003 dan 2006-2007).

Penulis: Agustinus Galih
Editor: AD

Tinggalkan komentar