Keluar Kandang, 5 Pemain Inggris Ini Bertemu di 5 Liga Top Eropa

5 Pemain Inggris yang main di Luar, Siapa Saja? Liga Primer Inggris dikenal sebagai salah satu liga terbaik di dunia, dan tergabung dalam lima liga top Eropa. Selain Liga Primer Inggris, ada Serie A Italia, La Liga Spanyol, Bundesliga Jerman, dan Ligue 1 Prancis.

Namun, ketatnya kompetisi yang disajikan serta banyaknya tim-tim kuda hitam membuat Liga Primer Inggris lebih laris untuk ditonton dibandingkan dengan empat liga lainnya. Selain itu, tim-tim di Liga Primer Inggris juga banyak diperkuat oleh para pemain bintang kelas dunia.

Tak heran, bila banyak sponsor dan hak siar televisi yang berdatangan untuk kasta teratas Tanah Inggris tersebut.

Hal itulah yang membuat banyak pemain asal Inggris enggan untuk melanjutkan karier mereka di luar negara kelahiran mereka sendiri, karena gaji yang ditawarkan lebih besar bersama dengan klub Inggris yang mereka bela.

Sehingga sangat jarang ada pemain Inggris yang berani mengambil resiko dan mencoba hal baru, yakni bermain di luar Inggris. Meskipun begitu, dalam sejarahnya terdapat lima kali pertemuan dua pemain Inggris berbeda klub yang bermain di luar liga Inggris. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

5 Pemain Inggris yang Main di Luar

Kevin Keegan dan Tony Woodcock

Pemain Inggris yang main di luar, Hamburg's Kevin Keegan
Pemain Inggris yang main di luar, Hamburg’s Kevin Keegan (image: colorsport.co.uk)

Salah satu legenda Liverpool, Kevin Keegan, sempat merasakan bagaimana atmosfer di Bundesliga Jerman pada tahun 1977. Dengan klub barunya kala itu, Hamburg, dirinya sukses meraih satu gelar Ballon d’Or di tahun 1978.

Baca juga: Momen langka di Sepakbola

Tak lama setelahnya, dirinya bertemu dengan rekannya di Timnas Inggris, Tony Woodcock, yang bergabung dari Arsenal menuju FC Koln pada tahun 1979. Keduanya pun menjadi rival pertama asal Inggris yang bermain di luar liga Inggris.

Chris Waddle dan Mark Hateley

pemain inggris yang main di luar, Chris Waddle Marseille
Pemain Inggris yang main di luar, Chris Waddle, Marseille. (image: twitter @FlashBKFootball)

Selanjutnya adalah Chris Waddle, yang sempat menjadi salah satu dari tiga pemain termahal di era 1980-1990an. Dirinya pindah ke Marseille dari Tottenham Hotspur dengan harga 4,5 juta poundsterling di tahun 1989. Setelahnya, ia berhasil memenangkan tiga gelar Ligue 1 Prancis dan bermain di European Cup Final (sekarang Liga Champions) di tahun 1991.

Di musim pertamanya bersama dengan Marseille, Waddle bertemu dengan rekannya di Timnas Inggris, Mark Hateley, yang kala itu memperkuat AS Monaco di bawah komando Arsene Wenger. Pertemuan pertama itu dimenangkan oleh Marseille dengan skor 3-1.

Steve McManaman dan Vinny Samways

Vinny Samways kala itu memperkuat Las Palmas dan membawa klubnya tersebut promosi ke La Liga Spanyol di tahun 2000. Pada musim 2000/01, Vinny bertemu dengan legenda Liverpool dan juga Real Madrid, Steve McManaman.

Vinny dikenal sebagai pesepakbola asal Inggris, namun tidak pernah masuk ke dalam skuat Timnas Inggris. Sehingga tak heran saat dirinya bertemu dengan Macca, panggilan Steve, klub yang ia bela dibantai dengan skor telak 1-5. Setahun kemudian, mereka berdua bertemu dan kembali menelan kekalahan dengan skor 0-7.

Paul Gascoigne dan David Platt

Paul Gascoigne bertemu dengan rekannya di Timnas Inggris untuk Piala Dunia 1990, David Platt, di ajang Serie A Italia. Keduanya bergabung dengan klub Italia beberapa tahun pasca Piala Dunia 1990 rampung digelar.

Hingga pada akhirnya, di bulan Mei 1993 keduanya baru resmi bertemu kembali dengan status sebagai pemain rival di Tanah Italia. Kala itu, Lazio yang diperkuat oleh Gascoigne dikalahkan oleh Juventus yang diperkuat oleh Platt dengan skor 1-4.

David Beckham dan Joey Barton

Beckham kala itu bergabung dengan Paris Saint-Germain dengan status sebagai pemain free agent di tahun 2013. Hal tersebut diikuti oleh Joey Barton, yang tengah menempuh sebagai pemain pinjaman ke Marseille.

Baca juga: Rumah mewah pemain sepak bola dunia

Keduanya pun sempat bertemu di atas lapangan sebagai rival. Beckham yang kala itu berumur 37 tahun, berhasil mengalahkan Marseille yang diperkuat oleh Joey Barton dengan skor 2-0.

Check Also

Mengenal 4 Sosok Kartini dalam Industri Sepakbola Nasional

Tepat pada hari ini, 21 April 2020 masyarakat Indonesia merayakan momen emansipasi wanita yang diperjuangkan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *