Home > InfoBola > Nyaris Ganti Klub, 3 Pemain Ini Gagal Pindah di Deadline Bursa Transfer

Nyaris Ganti Klub, 3 Pemain Ini Gagal Pindah di Deadline Bursa Transfer

Bursa transfer musim dingin tahun 2018 ini tampaknya akan menyisakan beberapa cerita yang menarik nan sulit terlupakan. Selain kedatangan Virgil van Dijk ke Liverpool yang membuatnya sebagai bek termahal di dunia (75 juta poundsterling), ada Philippe Coutinho yang terpilih sebagai pemain termahal kedua dunia pasca hengkang ke Barcelona dengan biaya 145 juta poundsterling.

Selain masalah harga, hal lain yang sulit untuk dilupakan adalah pertukaran pemain yang dilakukan oleh Arsenal dan Manchester United. Setan Merah berhasil mendapatkan jasa Alexis Sanchez, dengan melepas Henrikh Mkhitaryan ke Arsenal.

Tak berhenti sampai situ, hal lain yang juga menjadi sorotan para penggemar sepakbola adalah kegagalan transfer bintang Leicester City, Riyad Mahrez, menuju Manchester City. Diketahui, manajemen The Foxes menolak biaya 65 juta poundsterling dari The Citizens untuk Mahrez di deadline day, yang mana membuat sang pemain geram.

Namun tahukah Anda, kisah Mahrez sejatinya sempat dialami oleh beberapa pemain Liga Primer Inggris sebelumnya? Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

Peter Odemwingie

Pemain asal Nigeria ini sejatinya sempat berstatus sebagai penyerang Madura United pasca menyetujui perpanjangan kontrak selama satu musim. Namun, mantan pemain Timnas Nigeria itu hingga kini belum menunjukkan batang hidungnya di skuat utama Laskar Sapeh Kerrab.

Kabar terakhir hingga berita ini diturunkan mengatakan bahwa pihak Madura United akan melaporkan Odemwingie ke pihak kepolisian dan FIFA karena merasa tertipu, lantaran sang pemain mengirim surat untuk pembatalan kontrak pasca diberikan uang muka sebesar Rp3 miliar.

Selain kasus transfer dengan pihak Madura United, jauh sebelumnya Odemwingie juga sempat terlibat kasus transfer saat masih bermain di Liga Primer Inggris. Bukan masalah uang, kala itu di bulan Januari 2013 dirinya nyaris bergabung dengan Queen Park Rangers.

Odemwingie saat itu berstatus pemain West Bromwich Albion, dan pihak klub pun menerima tawaran dari QPR untuk ditukar dengan Junior Hoilett. Negosiasi berjalan dengan baik hingga pada deadline day. Namun, semuanya berubah ketika secara tiba-tiba Hoilett enggan pergi ke West Brom, yang berujung pembatalan transfer.

“Mengapa saya repot-repot mengendarai mobil ke London dalam cuaca buruk? Saat itu sudah gelap, musim dingin, dan saya baru punya anak yang baru berusia satu tahun. Mengapa saya meninggalkan istri dan anak saya untuk pergi ke London dan menunggu di luar?” ucap Odemwingie dikutip 90min.

Saido Berahino

Kejadian ini terjadi pada tahun 2015, saat Berahino masih berstatus sebagai pemain West Bromwich Albion. Kala itu, di bursa transfer musim panas Berahino nyaris bergabung ke Tottenham Hotspur dengan mahar 25 juta poundsterling.

Namun apa yang terjadi tidaklah seperti yang diinginkan oleh sang pemain. Pasalnya, pemilik West Brom, Jeremy Peace, enggan menjual Berahino. Padahal, Berahino kala itu telah menyetujui secara personal. Alhasil, Berahino pun berang dan mengungkapkan kekesalannya di Twitter resminya @SBerahino, dengan mengatakan tak ingin bermain untuk West Brom.

“Menyedihkan, saya tak tahu cara tepatnya menggambarkan cara klub memperlakukan saya, tapi saya secara resmi dapat berkata saya takkan bermain lagi, Jeremy Peace,” kicau Berahino kala itu dikutip dari 90min. Meski begitu, Berahino pun tetap bermain untuk West Brom selama dua tahun sebelum memutuskan hijrah ke Stoke City.

David De Gea

Salah satu kegagalan transfer di deadline day yang cukup terkenal adalah David De Gea. Kala itu di bursa transfer musim panas 2015, kiper Manchester United itu nyaris bergabung ke Real Madrid. Bahkan, Madrid pun memasukkan nama Keylor Navas dalam transfer tersebut, dengan Man United mendatangkan Sergio Romero untuk antisipasi kepergian De Gea.

Kiper Timnas Spanyol itu juga diketahui telah berada di Kota Madrid dan telah menjalani tes medis. Namun, di detik-detik terakhir jendela transfer musim panas, De Gea gagal bergabung ke Real Madrid karena dokumen yang diberikan Man United tidak lengkap, dan terlambat beberapa menit setelahnya jendela transfer ditutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *