Home Music Benarkah Blackpink Dikabarkan Pindah Black Label?

Benarkah Blackpink Dikabarkan Pindah Black Label?

89

Benarkah Blackpink pindah Black Label? Dikutip dari Koreaherald.com pada tanggal 30 Desember kemarin girl grup asal Korea Selatan Blackpink  yang di manage oleh YG Entertainment akan pindah ke anak perusahaan hiburan raksasa yang berasal dari Seoul yaitu The Black Label. 

Blackpink Pindah Black Label?

Kabar itu muncul setelah kabar dari iKon yang mengumumkan mengakhiri kontrak mereka dengan YG Entertainment. 

The Black Label merupakan rumah bagi artis seperti Taeyang, Loren, R.Tee dan juga Jeon Somi. Label ini didirikan pada tahun 2015 oleh produser lama Blackpink Teddy dan Kush. 

Seperti yang dikutip dari Bandwagon.asia menurut salah satu sumber, perpindahan manajemen pelantun “Pink Venom” ini sudah menjadi perbincangan sejak awal tahun 2022.

Benarkah Blackpink Pindah Black Label
Benarkah Blackpink Pindah Black Label

Menurut sumber tersebut juga menyebutkan bahwa kontrak Blackpink dengan YG Entertainment belum ada kata berakhir dan pihak dari YG Entertainment juga menyebutkan bahwa “tidak ada yang harus diberi konfirmasi mengenai berita tersebut”.

“Yang bisa dikatakan saat ini bahwa kontrak kami belum berakhir” ucap salah satu dari pihak YG Entertainment

Blackpink memulai debutnya pada Agustus tahun 2016 yang merilis single pertama yaiu “Square One”. 

Lalu pada bulan September tahun 2022 Blackpink yang terdiri dari Jisoo, Jennie, Lisa dan Rose merilis album baru mereka yang berjurul “Born Pink”. Grup yang terdiri dari 4 orang ini sedang mempersiapkan Tur Asia yang bertemakan “Born Pink World Tour” yang akan hadir di kota-kota seperti Kuala Lumpur, Bangkok, Jakarta, Manila dan juga Singapura dari Januari hingga Mei 2023.

Kemungkinan juga kontrak anggota dengan label YG Entertainment akan berakhir pada tahun 2023 nanti.

Pada awalnya The Black Label adalah anak perusahaan dari YG Entertainment. Memasuki November 2020 kemudian The Black Label lulus dari sebuah anak perusahaan ke perusahaan asosiasi.

Pada kasus seperti itu jika menjadi perusahaan asosiasi maka perusahaan utama memegang kontrol antara 20 sampai 50 persen perusahaan. Dapat dikatakan YG Entertainment kini menguasai 50 persen The Black Label beserta fungsinya.

Tak lama setelah rumor pindahnya Blackpink dari YG Entertainment ke The Black Label, para penggemar Blackpink banyak bereaksi di media sosial, Blink mereka berharap dengan berafiliasi The Black Label milik Teddy Park akan membuka pintu lebih lebar lagi bagi banyak kolaborasi, rilisan musik baru dan juga solo untuk kuartet ini.

Baca juga:

Tulus Jadi Musisi Paling Banyak Diputar di Spotify Indonesia, Kalahkan Taylor Swift