Home Music Aksi Panggung Guns N’ Roses ‘Melempar Microfon’ ke Penonton, Janji Tidak Lagi

Aksi Panggung Guns N’ Roses ‘Melempar Microfon’ ke Penonton, Janji Tidak Lagi

113

Aksi panggung Guns N’ Roses melempar microfon ke penonton akan berakhir?

Siapa sih yang ga kenal grup band legend kece satu ini, ya Guns N’ Roses, mereka memiliki kebiasaan aksi panggung melempar microfon ke penonton.

Namun baru-baru ini Rocker Guns N’ Roses Axl Rose telah berjanji untuk mengakhiri tradisi melempar mikrofonnya.

Aksi panggung Guns N' Roses melempar microfon ke penonton akan berakhir
Aksi panggung Guns N’ Roses melempar microfon ke penonton akan berakhir?

Pekan lalu, penggemar Rebecca Howe mengklaim melalui media sosial bahwa dia memiliki dua mata hitam dan hidung yang memar parah setelah wajahnya dipukul dengan mikrofon setelah musisi melemparkannya ke kerumunan pada penutupan konser di Adelaide, Australia pada 29 November.

Sehubungan dengan cedera Howe, Rose turun ke Twitter selama akhir pekan untuk mengumumkan bahwa dia tidak akan lagi melempar mikrofon ke pertunjukan.

“Menjadi perhatian saya bahwa seorang penggemar mungkin terluka di acara r di Adelaide Australia mungkin terkena mikrofon di akhir pertunjukan ketika saya secara tradisional melemparkan mikrofon ke para penggemar,” tulisnya.

“Jika benar, jelas kami tidak ingin ada yang terluka atau entah bagaimana menyakiti siapa pun di salah satu acara di mana pun. Setelah membuang mikrofon di akhir acara selama lebih dari 30 tahun, kami selalu merasa itu adalah bagian yang diketahui dari acara itu.”

kinerja paling akhir yang diinginkan dan disadari penggemar untuk memiliki kesempatan untuk menangkap mikrofon.” Rose tidak mengklarifikasi apakah dia berencana menghubungi Howe.

Baca juga: Tulus Jadi Musisi Paling Banyak Diputar di Spotify Indonesia, Kalahkan Taylor Swift

Namun, sang bintang bersikeras bahwa dia tidak pernah ingin membahayakan penonton konser.

“Terlepas dari kepentingan keselamatan publik mulai sekarang kami akan menahan diri untuk tidak melempar mikrofon atau apa pun kepada para penggemar selama atau di r pertunjukan,” tambah pria berusia 60 tahun itu.

“Sayangnya, ada orang-orang yang karena alasan mereka sendiri memilih untuk membingkai pelaporan mereka mengenai subjek ini dalam cahaya yang lebih negatif dan tidak bertanggung jawab entah dari mana yang tidak bisa jauh dari kenyataan. Kami berharap publik dan tentu saja penggemar mengerti itu kadang terjadi. TERIMA KASIH sebesar-besarnya kepada semua orang atas pengertiannya.”

Guns N’ Roses selanjutnya akan dimainkan di Wellington, Selandia Baru pada 8 Desember.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here