Home > Sepakbola > 3 Pemain dari Liga Primer Inggris yang Comeback Cemerlang Pasca Cedera

3 Pemain dari Liga Primer Inggris yang Comeback Cemerlang Pasca Cedera

Jatuh cedera adalah hal yang wajar dalam ranah olahraga, terutama sepakbola. Kerapnya bersentuhan atau bahkan bertabrakan dengan lawan di atas lapangan menjadi kenikmatan tersendiri untuk para penggemar sepakbola.

Tidak banyak pesepakbola yang memiliki mental baja dan kuat, saat diterpa cedera. Tidak sedikit mereka yang memutuskan untuk gantung sepatu pasca cedera parah yang mereka alami. Namun, ada pula pesepakbola tangguh yang justru dapat mempertahankan posisinya di klub pasca cedera panjang. Siapa saja mereka? Berikut ulasannya.

Luke Shaw

Sejak didatangkan dari Southampton pada tahun 2014 ke Manchester United, Shaw jarang sekali mendapatkan tempat utama. Hal tersebut diperparah dengan cedera patah kakinya saat membela Setan Merah dalam ajang Liga Champions di tahun 2015 melawan PSV Eindhoven.

Kala itu, Shaw yang tengah melakukan penetrasi ke kotak penalti lawan, mendapatkan tekel brutal oleh Hector Moreno. Dirinya pun membutuhkan waktu setahun lamanya untuk memastikan diri benar-benar fit. Namun, saat fit pun dirinya belum menemukan konsistensi diri dalam permainannya, dan rumor akan kepergiannya dari Old Trafford pun menyebar luas.

Meskipun begitu, Shaw tak patah arang. Dirinya sukses meyakinkan Jose Mourinho bahwa dirinya dapat kembali menemukan performanya. Hingga kini, Shaw pun masih berstatus sebagai pemain Setan Merah dan isu akan hengkangnya ia dari Man United pun perlahan-lahan memudar.

David Beckham

Mantan bintang Real Madrid itu sempat mengalami cedera metatarsal di bagian kaki kirinya pada tahun 2002. Cederanya tersebut membuat ia harus menepi selama semusim, hingga musim 2001/02 berakhir. Setelahnya, Beckham bekerja keras untuk meyakinkan Sir Alex Ferguson bahwa kehebatannya di atas lapangan tidaklah berkurang.

Setelahnya, pada musim 2002/03 dirinya kembali menjadi pilihan utama Ferguson di starting XI Manchester United. Meskipun begitu, dirinya sempat terlibat perseteruan dengan Ferguson di ruang ganti yang berujung pada hengkangnya ikonik sepakbola Inggris tersebut ke Real Madrid di tahun 2003.

Aaron Ramsey

Dapat dikatakan Aaron Ramsey seperti pesepakbola yang bangkit dari kubur. Hal tersebut tak lepas dari kegigihannya untuk tetap dapat bermain di atas lapangan meskipun tengah diterpa cedera parah.

Seperti yang pernah terjadi di tahun 2010, saat gelandang serang asal Wales itu mengalami patah kaki akibat kakinya yang diterjang oleh Ryan Shawcross saat berhadapan melawan Stoke City, dan harus menepi selama semusim.

Setelahnya, dirinya pun beruhasa untuk memulihkan kondisinya dan kini, berhasil meyakinkan Wenger bahwa ia merupakan pemain vital dalam tubuh Arsenal. Julukan ‘Death Reaper’ atau malaikat pencabut nyawa kini melekat pada dirinya, tak lepas dari berbagai kejadian pasca dirinya mencetak gol.

Kini, Aaron Ramsey kian berkembang bersama Juventus. Dirinya pun seakan menjadi ‘pelayan pribadi’ untuk megabintang Juventus, Cristiano Ronaldo, di lini serang.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *